Special Report

Canggihnya Media Center Supreme Prosecutor’s Office

Pengantar
Pada Asset Recovery Expert Meeting di Seoul, 4-5 Desember 2012, lalu, COO majalah REQuisitoire, Retno Kusumastuti, menyempatkan diri melongok ke dapur dan pusat pemberitaan yang berada di bawah “The Spoke Person” SPO Korea Selatan. Berikut catatannya.
—————————–

Layaknya production house
Betapa mencengangkan mengetahui bahwa institusi milik pemerintah ini sudah menyadari kebutuhan untuk selalu menyampaikan informasi terkait kebijakan pimpinan institusi dan prestasi yang diraih serta kegagalan yang mungkin terjadi. Dengan pemberitaan serta informasi yang memadai sesuai dengan harapan publik, maka tidak akan ada prasangka serta praduga negatif terkait segala hal yang terjadi dalam insitusi penegakan hukum di Korea.

Selain itu mereka juga telah memiliki perangkat INTRANET maupun INTERNET. Setiap stakeholders dapat berkomunikasi dengan bebas, termasuk dengan Jaksa Agung sekalipun. Perangkat ini juga mempermudah komunikasi para pimpinan dengan jaksa dan karyawan kejaksaan di daerah yang letaknya jauh dari Seoul.

Dalam rangka meningkatkan kerja sama dengan para penegak hukum lainnya, Kejaksaan Agung Korea telah memiliki program intranet KOREA INTEGRATED CRIMINAL SYSTEM yang dapat diakses langsung oleh para Jaksa dan Jaksa Agung, Polisi, Hakim dan Kementrian Kehakiman. Pelaku kejahatan ringan dapat menjalani pengadilan dengan link ini. Selain itu masyarakat dapat pula melaporkan berbagai kejahatan yang terjadi di lingkungannya bahkan melaporkan oknum pejabat atau penegak hukum yang dirasa meresahkan.

Broadcast center” yang dilengkapi dengan peralatan canggih dan sistem yang sangat “secure.” Memasuki ruang broadcast-nya sama sekali tidak menyiratkan kita sedang berada di lantai 14 gedung Supreme Prosecutor’s Office melainkan selayaknya production house yang profesional dilengkapi dengan berbagai peralatan canggih yang hampir mustahil dimiliki oleh sebuah institusi penegakan hukum.

Ko, Seongsun, Deputy Director of Information and Communication Division pada Supreme Prosecutor’s Office of Korea, dengan gamblang menjelaskan berbagai hal mengenai sistem komunikasi serta informasi baik di lingkungan SPO maupun masyarakat umum.

Sidang melalui internet
Suplai informasi mengenai berbagai hal yang berkaitan erat dengan kebijakan yang diambil oleh para Pimpinan SPO ini diharapkan mampu secara signifikan menjawab pertanyaan dan polemik yang acapkali terlontar.

Tidak itu saja, seorang terdakwa tindak pidana ringan sesuai dengan Undang-Undang di Korea Selatan dapat pula meng-update informasi dan mengikuti proses persidangannya melalui internet yang terhubung langsung dengan Hakim, Jaksa, Polisi serta Kementrian Kehakiman.

Ini menunjukkan majunya sistem penegakan hukum dan pencegahan tindak pidana di negara Ginseng tersebut sehingga proses penegakannya nyaris bukan lagi merupakan momok menakutkan, melainkan kebutuhan setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa yang seiring dan sejalan dengan kemajuan teknologi.***(Retno Kusumastuti)

Please follow and like us:
20