Headline News

Wakil Jaksa Agung dan Empat JAM Dilantik

Jakarta – Andhi Nirwanto kini resmi menjadi Wakil Jaksa Agung. Mantan Jaksa Agung Muda (Jampidsus) itu dilantik Jaksa Agung Basrief Arief di Sasana Baharundin Lopa, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (21/11) pagi. Pengangkatan dan pelantikan Andhi berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor: 133/M Tahun 2013 terkait pengisian jabatan pejabat eselon I di lingkungan Kejaksaan Agung yang telah ditinggalkan Darmono, karena pensiun sejak 1 Juli 2013.

Di hari yang sama, dilantik pula 4 Jaksa Agung Muda; Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Widyo Pramono (sebelumnya Staf Ahli Jampidum) yang menggantikan Andhi Nirwanto, Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Mahfud Manan (sebelumnya Jampidum), Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin) Bambang Waluyo (sebelumnya Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan) dan Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) A.K. Basuni Masyarif (sebelumnya Staf Ahli Jampidsus).

Komisi III DPR RI, para pengamat dan praktisi hukum, sejumlah LSM, media massa dan berbagai elemen masyarakat mempertanyakan kekosongan jabatan Wakil Jaksa Agung hingga empat bulan. Jaksa Agung Basrief Arief sempat mengaku harus kerja ekstra keras lantaran kekosongan jabatan Wakil Jaksa Agung. Basrief juga sempat menyatakan telah ajukan tiga kandidat Wakil Jaksa Agung kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tiga nama tersebut itu antara lain tiga Jaksa Agung Muda termasuk Andhi Nirwanto.

Hadir sejumlah tamu undangan seperti Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf, Irwasum Mabes Polri Komjen Pol Imam Soedjarwo, mantan Wakil Jaksa Agung Darmono, pengacara Juniver Girsang, sejumlah pengacara dan lainnya. Hadir juga Jamdatun ST Burhanudin, Jamintel Adjat Sudradjat, sejumlah Staf Ahli Jaksa Agung, para Sesjam, Kapuspenkum Setia Untung Arimuladi, pejabat lainnya di lingkungan Kejaksaan Agung dan para wartawan.

Pesan untuk Andhi
Jaksa Agung Basrief Arief dalam sambutannya menegaskan, Wakil Jaksa Agung adalah jabatan strategis. Andhi yang lahir di Kudus pada 8 Januari 1956 itu antara lain diminta memecahkan berbagai hambatan dan masalah seputar reformasi birokrasi. Sebagai Kordinator Tim Terpadu Pemburu (tersangka dan terpidana) Koruptor, Basrief meminta Andhi bekerja lebih keras dan lebih kreatif menindak berbagai kasus korupsi termasuk mengejar dan menangkap para buronan korupsi sekaligus aset-asetnya.

Pesan Basrief pada Andhi, “Saya harapkan dengan pengalaman Saudara, dapat semakin meningkatkan keberhasilan yang telah dicapai sebelumnya, sehingga penanganan satu perkara dapat dituntaskan dan kerugian negara dapat dipulihkan. Saya harapkan Saudara dapat meningkatkan kinerja Kejaksaan untuk bisa memenuhi harapan dan aspirasi masyarakat dalam penegakkan supremasi hukum yang saat ini sepenuhnya belum tercapai.”

Upacara pelantikan ini ditandai dengan barisan panjang karangan bunga ‘ucapan selamat’ di luar ruang pelantikan. Karangan bunga tersebut dari sejumlah lembaga negara/pemerintahan, sejumlah Kejaksaan Tinggi, sejumlah Kejaksaan Negeri, perorangan seperti advokat tokoh-tokoh dan lainnya. Pantauan REQuisitore, karangan bunga paling banyak ditujukan untuk Jampidum A. K. Basuni M, disusul Jampidsus Widyo Pramono dan Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto.

Keluarga besar majalah REQuisitoire mengucapkan, “Proficiat kepada Wakil Jaksa Agung Baru Andhi Nirwanto dan empat Jaksa Agung Muda Baru.” COO Majalah REQuisitoire Retno Kusumastuti yang sedang berada di Seoul, Korea Selatan, untuk sebuah tugas liputan, menyatakan, “Majalah REQuisitoire siap bekerja sama dengan Bapak Wakil Jaksa Agung baru dan empat Jaksa Agung Muda yang baru terutama dalam kerja sama penyampaian informasi terkait penegakkan hukum dan keadilan di negeri ini,” kata Retno dalam pesan BBM-nya yang diterima redaksi majalah REQuisitoire pada Kamis (21/11) siang.(Tian)