Headline News

Banyak Penipu di Colorado Mengaku Sebagai Aparat Penegak Hukum

CD03HAYMAN__CM24990Colorado – Kantor Kejaksaan Agung Colorado dalam siaran persnya baru-baru ini memperingatkan konsumen di negaranya terkait penipuan, dimana banyak penipu kini mengaku sebagai aparat penegak hukum atau badan pemerintah.

Peringatan ini dipicu oleh peningkatan tajam jumlah laporan ke Kantor Jaksa Agung terkait kasus “mengancam melalui panggilan telepon dan email” sebagai bagian dari penipuan.

Secara khusus, kantor Kejaksaan Agung Colorado melaporkan bahwa keluhan tentang penipuan ini telah meningkat dengan luar biasa hingga 1.350% antara 2013 dan 2014.

Termasuk dalam peringatan AG Office adalah daftar nama pemberi pinjaman gajian fiktif yang digunakan oleh penipu, termasuk:

1. ACS Inc.
2. ACS Legal Group
3. Ace Cash Services
4. Ace Cash Advance
5. Advance Cash Service
6. American Cash Advance

Kantor Jaksa Agung juga mengeluarkan daftar umum tanda-tanda untuk membantu konsumen mengidentifikasi penipuan ini, termasuk:

1. Panggilan telepon atau email dimana ada ancaman dari penangkapan atau penuntutan;
2. Panggilan telepon atau email dengan klaim bahwa mereka sedang dibuat atau dikirim atas nama atau bagian dari penegak hukum atau badan pemerintah;
3. Email yang berisi kesalahan ketik dan kesalahan tata bahasa;
4. Panggilan telepon atau email yang berisi permintaan untuk pembayaran melalui kartu prabayar atau pengiriman uang;
5. Panggilan telepon atau email yang berisi permintaan untuk informasi pribadi;
6. Penolakan oleh pemohon untuk memberikan alamat; dan
7. Penolakan oleh pemohon untuk mail bukti utang seperti pemberitahuan validasi.

Sebagai bagian dari peringatan, Jaksa Agung Colorado John Suthers menjelaskan, “penipu ini berpura-pura dari perusahaan dengan nama yang akrab terdengar dan menggunakan tekanan tinggi untuk mendapatkan orang-orang agar mau membayar menggunakan kartu prabayar.

“Penelepon mengancam akan melaporkan Anda ke FBI, FTC dan bahkan kepada majikan Anda jika Anda tidak segera membayar. Mereka juga mengancam akan melaporkan ke lembaga penegak hukum dan pemerintah agar menangkap atau mengadili orang untuk utang yang belum dibayar dan tidak mengirimkan surat perintah penangkapan melalui email.

Seperti diberitakan sebelumnya, peringatan ini datang sebulan setelah Kantor Colorado AG mengajukan gugatan terhadap hukum penyitaan tertentu di negara yang melakukan penipuan dan pelanggaran undang-undang perlindungan konsumen negara.

Hal ini tampak jelas bahwa Kantor Colorado AG, khususnya Jaksa Agung Colorado John Suthers, telah memusatkan perhatian pada pencegahan dan penuntutan praktik penipuan dan getol melindungi konsumen di negaranya. (Aan)

Please follow and like us:
18