Headline News

Jeremy Wright Kembali Ungkit Kasus Pembunuhan Tentara

Jeremy WrightLondon – Seruan untuk pemeriksaan baru atas kasus pembunuhan seorang prajurit dari South Derbyshire telah bergerak selangkah lebih maju.

Jaksa Agung Inggris dan Wales, Jeremy Wright telah meminta laporan baru dari Departemen Pertahanan (MoD) dan Departemen Koroner sebagai bagian dari upaya untuk melihat apakah pemeriksaan baru atas kematian Kopral Russell Aston (39) dari Newhall dan lima kawannya dari Royal Military harus dibuka kembali.

Keenamnya tewas ketika sebuah stasiun polisi Irak diserang pada 2003 silam.

Wright memiliki kekuatan untuk memerintahkan pemeriksaan baru dan menyajikannya dengan berkas khusus dari beberapa prajurit yang terlibat tahun lalu di bawah Undang-Undang Hak Asasi Manusia.

Simon McKay, pengacara dari Petherbridge Bassra di Bradford, yang mewakili empat keluarga, mengatakan: “Ini adalah langkah penting ke depan.”

“Bukti yang kami temukan telah membantu mengumpulkan fakta dari apa yang sebenarnya terjadi pada hari itu.”

Kejaksaan Agung juga telah menulis surat kepada keenam keluarga orang yang meninggal untuk dimintai pandangan mereka.

Adele Aston-Fessey, adik Russell, mengatakan: “Ini adalah langkah positif bahwa Jaksa Agung meminta laporan dari koroner dan MoD.

“Selama beberapa tahun terakhir, kami telah menemukan bukti baru yang menunjukkan peristiwa tragis hari itu tidak disertai pemberitahuan terkait pemeriksaan.”

“Mudah-mudahan, setelah melihat pernyataan dari Jaksa Agung, akan ada keputusan untuk mengadakan pemeriksaan baru.”

Enam tentara tewas dalam insiden di Al Majar al-Kabir, dekat Basra, termasuk Kopral Aston. Sebuah pemeriksaan pada tahun 2006 memutuskan bahwa mereka telah dibunuh secara tidak sah.

Pengacara yang bertindak untuk empat keluarga tentara: Kopral Simon Miller dan Russell Aston dan Lance Kopral Benjamin Hyde dan Thomas Keys, menulis surat kepada Jaksa Agung meminta kasus ini dibuka kembali tahun lalu.

Pemeriksaan awal memutuskan bahwa pasukan itu tewas 10:30-11:00 pada 24 Juni 2003. (Aan)

Please follow and like us:
24