Headline News

Ajudan Jaksa Agung California Dibekuk Karena Kasus Knights Templar

CaliforniaDavid Henry, Tonette Hayes and Brandon KielSeorang pembantu Jaksa Agung California Kamala Harris ditangkap akhir pekan lalu atas tuduhan memainkan peran utama dalam membangun kepolisian palsu.

Brandon Kiel, Wakil Direktur Urusan Masyarakat, didakwa Kamis lalu dengan beberapa tuduhan “meniru kantor perdamaian” dan menyalahgunakan ID-nya.

Kiel dan dua rekannya, David Henry dan Tonette Hayes, diduga mengaku mewakili Departemen Kepolisian Masonic Fraternal, kelompok yang diakui memiliki hubungan dengan Knights Templar yang muncul ratusan tahun yang lalu selama Perang Salib Pertama.

Kristin Ford, Sekretaris Pers Harris  menegaskan pada Rabu kemarin Kiel adalah karyawan dari Departemen Kehakiman California, tetapi ia cuti minggu lalu.

“Kiel tidak berinteraksi dengan AG secara teratur,” kata Ford dalam sebuah pernyataan.

MFPD (Masonic Fraternal Police Department) tetap rahasia dari masyarakat atau dari penegakan hukum yang sah, bukan langsung menjangkau departemen kepolisian di seluruh California selatan dan Henry adalah Kepala MFPD.

Kiel rupanya mempelopori upaya itu. Ia memanggil berbagai departemen polisi dan meminta untuk bertemu dengan kepala badan itu.

Departemen LA Sheriff tidak memiliki keraguan bahwa kelompok itu menyamar sebagai lembaga penegak hukum yang sah, namun penyidik ​​belum menentukan motif di baliknya.

Detektif menemukan lencana, kartu identifikasi, senjata, seragam, jenis polisi kendaraan dan peralatan penegak hukum lainnya di dua lokasi yang terkait dengan tersangka.

The Los Angeles Times pertama kali melaporkan penangkapan dan link ke Harris.

The Times juga melaporkan bahwa Henry yang diakui sebagai Kepala MFPD ini berjalan di depan umum mengenakan seragam polisi biru dengan lencana pada kedua lengannya dan memberitahu orang-orang bahwa ia adalah seorang kepala polisi dan membagikan kartu namanya.

“Dia membawa dirinya seperti polisi, seragamnya sangat tepat untuk seragam polisi biasa, kita semua berpikir dia adalah seorang polisi,” kata koki di sebuah restoran yang sering dikunnjungi Henry kepada Times. (Aan)