Budaya Headline

Pameran Grafis Lipat Ganda Menelusuri Jejak Grafis

Lipat GandaJakarta – Seni cetak merupakan salah satu cara menelusuri bagaimana tulisan-tulisan pada buku dikenal pertama kali. Melalui seni cetak atau grafis, sejarah pembuatan artefak cetak dikenal pertama kali. Bahan atau material cetak yang diperkenalkan pertama kali berasal dari daun-daun, kulit pohon hingga batang pohon yang diolah jadi kertas. Ini material awal untuk cetak, sedangkan cetaknya sendiri merupakan proses bagaimana tulisan atau gambar menempel pada materi cetak tersebut.

Semangat ini ditelusuri melalui pameran grafis yang dilatarbelakangi pendidikan seni khas seni cetak. Seniman pada pameran ini menemukan dengan berbagai jenis referensi dan kepentingan untuk memperkuat penciptaan karya seni grafis. Pameran ini juga menunjukkan artefak (seperti sketsa, karya lama, alat seni grafis dan benda-benda lainnya) serta lokakarya dan demonstrasi untuk menyajikan pengetahuan yang berkaitan dengan pengerjaan seni grafis mereka, pada umumnya. Karya yang dipamerkan mewakili seluruh teknik seni grafis seperti lega, lanographic, intaglio, stensil dan cetak digital.

Pameran ini diselenggarakan Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang Selatan 99A, Jakarta. Pameran akan berlangsung dari tanggal 4 – 21 Juli 2015. Pembukaan pameran sendiri pada tanggal 4 Juli pukul 4 WIB. Seniman yang ditampilkan Adytama Pranada Charda, Agugn Prabowo, Michael Binuko, Satria T. Nugraha dan Zaldy Armansyah. Masing-masing adalah alumni Seni Grafis, Institut Teknologi Bandung (ITB) kelas 2005.

“Karya-karya mereka mewakili intensitas khas teknik/metode, bahan dan wacana yang berhubungan dengan seni grafis,” ujar Chabib Duta Hapsoro, kurator pameran ini.

Sedangkan setiap seniman membuat karya, seperti Zaldy mengerjakan ukiran kayu, Binuko membuat etsa, Agugn membuat linocut dan litografi, Satria membuat sablon (serigraphy). Sedangkan, karya Charda ini didasarkan pada lintas-media dipandu oleh seni grafis logika dan wacana.

Pameran ini, selain meringkas pokok-materi dan tema karya-karya mereka, juga mengacu pada beberapa hal. Selain itu, pameran ini ingin menunjukkan semangat penciptaan seni grafis kontemporer. Sebagai judul pameran, Lipat Ganda tidak hanya mewakili perkalian dan reproduksi karakter seni grafis, tetapi juga merupakan sisi luas nya. (Gung)

Please follow and like us:
20