Budaya Headline

Pameran Ekspresi di Balik KacaMencari Generasi Baru Pelukis Kaca

PameranJakarta – Lukisan kaca jarang ditemukan dan hanya tempat-tempat tertentu saja lukisan kaca dapat dilihat, khususnya rumah-rumah tua yang dindingnya menggunakan lukisan kaca sebagai pajangan.

Hal ini membuat lukisan kaca menjadi langka. Padahal, kaca sebagai medium seni sangat mudah ditemukan.

Pameran Ekspresi di Balik Kaca yang diselenggarakan Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta, Jl Pos

Kota 2 Jakarta Barat, yang berlangsung dari tanggal 1 – 15 Agustus 2015, merupakan representasi suatu event yang menampilkan kembali bahwa kaca dapat dijadikan medium dengan tingkat artistik tertentu.

Peserta pameran yaitu Iskandar Hardjodimulyo, Yose Sulawu, Andy B Prakoso, Hari Mulyanto, Triyono S.Pd, Bambang Sumantri, HK Bhakti (Sumo).

“Kami mencoba menampilkan kembali lukis kaca yang sudah lama tidak terdengar gaungnya dan mencoba melihat sejauh mana perkembangan dan regenerasi pelukis-pelukis yang masih setia menggunakan kaca sebagai media ekspresinya, ungkap Sugiono, dalam catatan pengantar pameran.

Pameran ini juga membuka gairah baru untuk kegiatan di museum sebagai rangkaian memunculkan kelangkaan lukisan kaca, juga membuat representasi bahwa lukisan kaca perlu dilestarikan sebagai  nilai seni. (Gung)