Headline News

Jaksa Agung New York Berseteru Soal Cakar Setan

Cakar SetanNew York – Jaksa Agung New York menuntut 13 produsen berhenti menjual obat herbal yang jelas-jelas melanggar aturan karena ditemukannya sampel yang mengandung spesies tanaman yang berbeda dari tanaman seperti tertera di label.

Dalam surat yang dikirim ke para produsen, Jaksa Agung Eric Schneiderman mengatakan penelitian oleh New York Botanical Garden menemukan suplemen “devil’s claw – cakar setan” di dalamnya.

Sejauh ini, Schneiderman telah mencapai kesepakatan dengan 14 produsen untuk meningkatkan prosedur agar isi spesies sesui label. Nature’s Way juga setuju untuk mengembalikan uang kepada penduduk New York yang membeli produknya setelah 1 Januari 2012.

Tindakan Schneiderman adalah bagian dari investigasi yang sedang berlangsung dari industri suplemen herbal.

Tanaman cakar setan adalah tanaman yang memiliki biji berbentuk seperti cakar dan berwarna hitam. Cakar setan berasal dari daerah Arizona.

Cakar setan masuk ke dalam suku pedaliaceae. Nama cakar setan diambil dari bentuk buahnya yang berbentuk seperti cakar melengkung dan berwarna hitam saat tua serta mengering.

Cakar setan dipasarkan untuk pengobatan radang sendi dan bentuk lain dari nyeri sendi.

Schneiderman mengatakan ada laporan dari pemasok soal pencampuran cakar setan dengan Harpagophytum zeyheri.

Mark Blumenthal, Pendiri Amerika Botanical Council, sebuah organisasi nirlaba untuk penelitian dan pendidikan yang berbasis di Austin, Texas, mengatakan Pharmocopoeia Eropa yang menetapkan standar untuk obat-obatan dan suplemen menganggap dua spesies dipertukarkan.

“Kami mendukung kekhawatiran jaksa agung untuk kesejahteraan konsumen, tetapi tidak ada manfaat nyata untuk masyarakat apa yang dia lakukan karena kedua spesies sangat mirip secara kimia dan biologis,” kata Blumenthal. (Aan)