Budaya Headline

Pameran Tunggal FX Harsono Politik Benda-Benda

FX Harsono-Jakarta – Selama beberapa tahun Harsono mengalami semacam masa transisi setelah masa reformasi. Ia melihat kekuasaan adalah sesuatu yang tidak terpusat pada sebuah rezim (rezim modernitas, seni maupun politik), tapi juga tersebar dan beroperasi ke berbagai institusi, praktik sosial maupun relasi kewargaan di dalam keseharian itu sendiri.

Pameran tunggal Harsono kali ini merupakan seleksi dari semesta benda, citra dan teks atau kata-kata sepanjang perkembangan karya seni FX Harsono sejak 1975 sampai sekarang. Benda-benda merupakan petilan dari karya utuh yang umumnya merupakan karya instalasi. Citra-citra yang dipamerkan adalah reproduksi dari karya, situasi peristiwa pameran, rute penelitian, dan ditambah dengan kutipan pernyataan seniman. Pembagiannya akan mengikuti periode perkembangan karya-karya Harsono sejak kiprah awalnya sebagai seniman sampai sekarang.

Pameran akan diselenggarakan pada tanggal 1- 30 Oktober 2015, bertempat di Erasmus Huis, Jakarta, Jalan Rasuna Said, Kav S-3, Kuningan, Jakarta -12950. Pameran berjudul Kehidupan dan Khaos: Benda, Citra dan Kata-Kata.

Ia mengumpamakan bahwa posisi karya-karya semacam itu tak ubahnya seperti “berita radio, gambar televisi, artikel koran” yang tugasnya adalah menyodok perhatian dan kesadaran kita akan suatu masalah.

“Kekuasaan ada dimana-mana di dalam realitas masyarakat,” ungkap Harsono. Inilah transisi mengenai “yang sosial”, yang bahkan dirasakannya sebagai proses deligitimasi terhadap kode-kode penciptaannya sendiri.

Harsono tidak berpaling sepenuhnya dari “yang sosial” untuk menemukan keesensialan diri. Narasi kedirian hanya menjadi cermin atau pijakan untuk menemukan kesosialan yang berkelindan dengan teks-teks sejarah, klaim-klaim narasi besar yang menghapus jejak kisah-kisah kecil. (Gung)

Please follow and like us:
21