Headline News

MK Tambah Panitera Untuk Sengketa Pilkada

Jakarta – Mahkamah Konstitusi mengangkat 25 pegawai Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal MK sebagai Panitera Pengganti Ad Hoc, Senin (14/12) kemarin.  Pengangkatan Panitera Pengganti Ad Hoc ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.

Mahkamah Konstitusi memperkirakan perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah akan mulai terdaftar di Mahkamah Konstitusi pada 18 Desember 2015.

Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi, M. Guntur Hamzah, memimpin pengucapan sumpah Panitera Pengganti Ad Hoc.

Sebelum pengangkatan ini, para Panitera Pengganti Ad Hoc menjalani pelatihan mengenai penanganan perkara perselisihan hasil pilkada agar mereka faham mekanisme penanganan perkara sengketa hasil pilkada. ** (Praz)

Please follow and like us:
17