Headline News

Kadinda DKI dan IKPI Dukung Tax Amnesty

IMG_5077

Jakarta – Kadinda DKI Jakarta dan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) mendukung kehadiran UU Tax Amnesty atau Pengampunan Pajak. Ketua Umum Kadinda DKI, Ir Eddy Kuntadi dan Ketua Umum IKPI Drs Mohammad Soebakir menyatakan hal tersebut dalam seminar yang bertema, “Perlukah Tax Amnesty?” Seminar ini diselenggarakan oleh Kadidan DKI, UOB dan PPHBI (Pusat Pengembangan Hukum & Bisnis) ini berlangsung di Penthouse UOB lantai 46 dihadiri lebih dari 100 peserta yang sebagian besar adalah pelaku usaha.

Selain Eddy Kuntadi dan Soebakir, pembicara lain dalam seminar tersebut adalah Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta, DR. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., M.B.A., dan Pengamat Pajak Darussalam S.E., A.K., C.A., M.Si, LL.M, Int., Tax.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Umum Kadinda DKI Jakarta, Eddy Kuntadi menjelaskan, “Secara khusus Kadin Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh Tax Amnesty ini oleh pemerintah. Kita berharap Tax Amesty ini dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi sekarang dan ke depan. Dengan demikian pembahasan di dalam seminar ini dapat berguna bagi kita semua dan dapat bemenjadi catatan kita bersama.”

Eddy juga menegaskan bahwa ketidakjujuran (kejahatan) atau ketidakpatuhan para WP (Wajib Pajak) dalam melakukan pembayaran pajak sebagaimana mestinya memang sangat disayangkan, apalagi faktanya ternyata banyak anak bangsa yang menyimpan uangnya di luar negeri demi menghindar pajak di dalam negeri seperti dalam kasus teranyar, terkuaknya “Panama Papers.”

IMG_5055“Anak baik dan anak nakal itu memang ada di mana-mana, anak baik dan anak yang nakal itu juga ada dalam pajak. Apakah kita mengampuni anak yang nakal itu melalui kehadiran Tax Amnesty? Sekali lagi, yang penting proses, maksud dan tujuannya (Tax Amnesty) baik untuk kita semua, untuk kemajuan perekonomian bangsa Indonesia ini,” ungkap Eddy.

IKPI juga berpendapat setali tiga uang dengan Kadinda DKI. Ketua Umum IKPI Mohammad Soebakir menegaskan bahwa pendapatnya tidak mewakili para konsultan pajak seluruh Indonesia namun hanya mewakili organisasi yang dipimpinnya, IKPI. “Kami melihat bahwa rencana membuat UU Tax Amnesty bagus dan saya secara pribadi dan IKPI mendukung.

Namun demikian Soebakir mengigatkan agar perumusan RUU Tax Amnesty perlu kehati-hatian. RUU harus disusun dengan keadilan dan mempertimbangkan berbagai aspek. Kriteria dan persyaratan Tax Amnesty itu juga harus jelas dan tegas, masa berlaku Tax Amnesty itu sampai kapan? “Makanya kita perlu UU Tax Amnesty atau pengampunan pajak yang bagus. Walau lama, kita harapkan kelak menghasilkan UU yang baik,” pungkas Soebakir.

Please follow and like us:
24