Pariwisata

Sandeq Warisan Leluhur Kebanggan Sulbar

SULBAR, REQNews-Sulawesi Barat bagaikan seorang gadis cantik yang sedang bersolek. Kemanapun Anda pergi akan melihat hamparan hijau dan gemuruh ombak. Lembah dan gunung yang masih hijau akan memanjakan mata bagi mereka yang sehari-harinya hiruk pikuk dengan kehidupan kota. Sepanjang pinggiran jalan, suara ombak bisa terdengar, bakan saat awal menginjakan kaki sampai ke daerah ini, letak Bandara tidak jauh dari laut, sehingga keindahannya bisa langsung dinikmati oleh pengunjung.

Sulawesi  Barat merupakan provinsi  hasil pemekaran dari provinsi Sulawesi Selatan, yang dibentuk pada 5 Oktober 2004, berdasarkan UU No. 26 tahun 2004, luas wilayahnya sekitar  16,796.19 km². Suku yang  bermukim adalah suku Mandar, Toraja, Bugis, Jawa, Makasar dan lainnya.

Meski tergolong baru bagi sebuah provinsi, Sulbar telah gencar melakukan pembangunan, termasuk sektor pariwisata. Pemerintah Daerah Sulbar sangat menyadari bahwa pariwisata akan memberikan dampak Multi Player efek terhadap masyarakat setempat,

Dalam usaha untuk mengembangkan sektor pariwissata di Sulbar, event – event tahunan pun dibuat, guna meningkatkan pengunjung, di antaranya adalah event Sandeq Race, yaitu sebuah perlombaan kapal Sandeq. Yang diadakan tiap tahunnya. Perlombaan ini juga bertujuan untuk melestarikan dan meneruskan warisan budaya bahari masyarakat Mandar.

Sandeq adalah kapal tradisional yang menjadi kebanggaan daerah ini, pada zaman dahulu leluhur mereka merupakan orang yang dikenal sebagai pelaut yang hebat dengan kapal Sandeqnya tersebut.

Meski terlihat rapuh karena terbuat dari kayu, namun bahan kayu yang digunakan sangat berkualitas yaitu dari pohon Kandurung Mamea yang sudah tua, sehingga kayunya kuat dan diameternya lebar. Kehebatan Sandeq ini diakui oleh Seorang peneliti Sandeq dari Jerman, Horst H Liebner yang mengatakan, bahwa Sandeq merupakan perahu tradisional terkuat dan cepat di Austronesia. (desi)

Please follow and like us:
24

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *