Headline Tokoh

Awalnya Ingin Jadi Pengacara, Nyatanya Jadi Tokoh Migas Indonesia

JAKARTA, REQNews – Dunia minyak dan gas bumi (Migas) tentu tak asing lagi dengan sosok yang satu ini. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang awalnya ingin  jadi pengacara (lawyers) ini ternyata lebih memilih “karir perminyakan” dengan bekerja di PT. Shell Indonesia begitu lulus kuliah.

“Saya ini pengacara, tapi saya berada di perminyaakan sejak awal,” aku Dr. Tengku Nathan Machmud, Ph.D.,M.Sc.SH di acara diskusi bertajuk “Potret Indonesia Tanpa Minyak dan Gas Bumi” di Jakarta, Rabu, 26/4.

Ia mengakui jalan hidup itu memang misteri. Machmud, begitu sapaan akrabnya, lahir di Haarlem, Belanda, 1 Maret 1935. Dalam perjalanan karirnya ia sempat didapuk jadi karyawan PN Permina (pendahulu Pertamina). Nah, ketika Shell dan Permina bergabung di tahun 1966, dimana ia bergabung dengan tim negosiasi pemerintah, ia berhasil merumuskan prototype kontrak Production Sharing antara Permina dan IIAPCO.

“Kontrak karya kini masih dipakai di dunia pertambangan. Konsesi dengan baju baru,” akunya.

Pada 1968 ia bergabung dengan ARCO hingga 1983. Di perusahaa ini ia dipercaya sebagai President & Resident Manager Arco Indonesia.

Dalam karirnya ia tercatat sukses menelurkan Corporate Social Responsibility (CRR) Project yang pertama di bidang minyak dan gas bumi di Indonesia, tepatnya di Pulau Pagerungan, Kepulauan Kangean. Tak ayal, ia pun diganjar tanda jasa Satyalencana Pembangunan.

Sukses dengan karirnya, tak membuatnya mengabaikan dunia pendidikan. Ia terus mengupdate ilmunya. Pada 1979 ia sukses meraih gelar Master in Management pada 1979 di Alfred P. Sloan School of Management di Massachussetts Institute of Technology (MIT). Saat itu ia masih bertugas untuk ARCO.

Saat sudah masuk masa pensiun pun ia terus menimba ilmu dengan meraih gelar doktor (S3) di bidang hukum di Fakultas Hukum Universitas Leiden, Belanda pada 2000. (Joh)

Keterangan Foto:

Dr. Tengku Nathan Machmud, Ph.D.,M.Sc.SH (REQNews/Johanes Sutanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *