Headline Pariwisata

Tiga Negara dalam Satu Mesjid

PALEMBANG, REQNews– Jalan-jalan ke kota pempek jangan lewatkan untuk beribadah dan melihat keindahan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I atau biasa disebut Masjid Agung Palembang.

Konon mesjid ini dibangun pada tahun 1738 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo. Pembangunannya membutuhkan waktu selama 10 tahun dan baru diresmikan pada 26 Mei 1748 M.

Mesjid ini memiliki halaman luas yang ditanami pepohonan, memasuki Mesjid terasa sejuk dibanding cuaca di luar. Tempat wudu yang bersih dan bagus menjadi nilai plus tersendiri yang tentunya akan membuat nyaman yang ingin beribadah di mesjid yang merupakan saksi perjuangan rakyat Palembang pada pertempuran lima hari melawan Belanda di pusat kota ini.

Ruangan shalat dalam mesjid Sultan Mahmud Badaruddin I ini sungguh indah, didominasi warna hijau membuat mesjid terasa sejuk. Selain itu, lampu hias  besar mengiasai atap mesjid menambah keindahan  mesjid yang sempat mengalami renovasi beberapakali di antaranya pada tahun 2000 dan selesai tanggal 16 Juni 2003 .

Keunikan mesjid ini adalah arsitekturnya dipengaruhi oleh tiga negara yakni Indonesia bisa dilihat dari bangunan utama berundak tiga dengan puncaknya berbentuk limas, sementara China bisa dilihat pada atap mesjid seperti kelenteng, dan Eropa bisa dilihat dari bentuk pintu dan jendela yang berukuran besar. Nah, jadi mesjid ini memadukan budaya tiga negara, di mana tiga negara tersebut memiliki cerita tersendiri bagi masyarakat Palembang. (dnls)

Please follow and like us:
17

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *