Headline Tokoh

Sahari: Advokat Itu Harus Jujur dan Jangan Bermain ‘Api’

JAKARTA, REQNews – Advokat senior Sahari Banong mengaku sangat sedih sekaligus marah dengan kondisi hukum terakhir ini. Wanita yang bergabung dalam BNJ Law Firm ini turut menyesalkan masih adanya advokat yang terkena Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sahari menuturkan, selain masuk prodeo (penjara) praktik korupsi yang dilakukan oknum advokat yang menyuap oknum hakim maupun panitera akan menghancurkan masa depan mereka alias tamat.

Atas kondisi tersebut, Sahari mengajak insan advokat dalam berkarir untuk bersikap jujur dan sesuai aturan hukum yang berlaku. Sekaligus emi menjaga keluhuran dan martabat profesi advokat.

“Jangan ada lagi advokat yang melakukan perbuatan tercela dengan suka ‘main-main’ aturan hukum yang berlaku,” kata Sahari saat berbincang dengan REQuisitoire Magazine, di Jakarta, Senin 13 November 2017.

Masih maraknya OTT KPK selama ini, kata Sahari, lantaran masih banyak oknum advokat yang membelokkan sesuatu yang putih menjadi hitam dan sebaliknya. Artinya, masih banyak yang bekerja tidak berperilaku sesuai aturan dan kode etik.

Perilaku oknum tersebut tentu mendegradasi kewibawaan organisasi advokat dalam menjaga dan membina perilaku anggotanya.

Di samping itu, kesalahan oknum advokat itu tentunya tak lepas dari peran seorang hakim. “Terkadang kita sebagai advokat tidak bisa memaksakan kehendak sendiri. Karena di meja peradilan ada lima sarjana hukum dan pastinya ada lima pendapat hukum yang berbeda. Jika dia (hakim) memutuskan sesuai fakta dan bukti hukum yang ada, saya rasa tidak ada lagi OTT,” ujarnya.

“Intinya, jika semua jujur tidak akan ada masalah. Dan sistem penegakan hukum dan peradilan di Indonesia bisa berjalan dengan baik. Jadi advokat itu jangan bermain-main dengan api lha,” pungkasnya.

Please follow and like us:
20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *