HAM Hukum

KontraS dan LBH Desak Penyidik Lebih Trasparan Ungkap Kasus La Gode

Dalam keterangan resmi KontraS melalui websitenya pada Kamis, 7/12/2017, KontraS dan LBH meminta penyidik Denpon Ternate dan penyidik Polda Maluku Utara untuk lebih Profesional, Transparan dan akuntable dalam mengungkap kasus penyiksaan yang menyebabkan kematian La Gode. Karena peristiwa-peristiwa yang terjadi sebelum kematian korban dapan menjadi petunjuk untuk membantu proses penyidikan.

KontraS juga mendesak Denpom Ternate untuk tidak terburu-buru dalam menyimpulkan hasil penyelidikan, Meminta Kapolri untuk segera melakukan otopsi terhadap korban dan Meminta lembaga-lembaga eksternal seperti HAM, ORI, LPSK dan Kapolnas untuk mengawasi kasus tersebut. KontraS juga meminta keterlibatan Komisi I DPR secara aktif mengawasi kasus kematian La Gode.

Diketahu sebelumnya korban tertangkap tangan melakukan tindak pidana pencurian singkong. Oleh anggota kepolisian pada Kamis, 10/10/2017 tanpa prosedur yang benar dan tidak disertai dengan surat-surat La Gode ditahan selama lima hari. Setelah menjalani penahanan selama lima hari pada Senin, 15/10/2017 korban melarikan diri dari Pos Satgas 732 Banua. Lalu pada Kamis , 24/10/2017 sekitar pukul 04.00 WIT korban dinyatakan meninggal dunia tepat di Pos Satgas 732 Banua.

LBH Maromoi dan KontraS telah mendampingi keluarga korban melaporkan peristiwa yang menimpa La Gode ke Denpom Ternate. Menindak lanjuti laporan tersebut Denpom Ternate melakukan proses penyidikan atas kasus tersebut. Pada tanggal 2/12/2017 dan 3/12/2017 delapan orang diperiksa penyidik untuk dimintai keteranganya sebagai saksi.

Berkaitan dengan pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan oleh pihak Denpom, KontraS dan LBH menyoalkan beberapa hal, yaitu keterberatan para saksi memberikan keterangan, Kekhawatiran proses penyelidikan saksi yang dilakukan secara maraton, pernyataan Juru Bicara Kodam XVI Pattimura yang menyebutkan hasil pemeriksaan belum menemukan indikasi keterlibatan TNI, pernyataan Juru Bicara Kodam XVI Pattimura mengenai saksi kunci, KontraS, LBH Moromoi  bersama keluarga korban dan LPSK tengah menyiapkan proses pendampingan terhadap sejumlah saksi kunci. Oleh karenanya penyidik dapat segera mengkordinasikan proses pemeriksaan berikutnya dengan LPSK yang telah memberikan perlindungan kepada saksi dan keluarga korban.

Please follow and like us:
24

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *