Headline Hukum

Jumlah Aduan ke KPAI Menurun, Tapi Kasus Kian Kompleks

JAKARTA, REQNews- Dalam keterangan resmi Komisi Perlinduangan Anak Indonesia (KPAI) melalui websitenya pada 20/12/2017, KPAI mengatakan Jumlah aduan ke KPAI menurun, tapi kasus kian kompleks.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat jumlah  aduan yang diterima KPAI selama 2017 adalah 3.849 kasus, menurun dari 4.620 pada 2016 lalu.

KPAI menyebut ada tiga sebab penurunan jumlah pengaduan dari masyarakat. Pertama, menurut Ketua KPAI Susanto, jumlah lembaga perlindungan anak bermunculan di berbagai wilayah se-Indonesia, Advokasi mengubah perilaku orang tua atau orang dewasa pada anak, dan program ramah anak mulai menjamur. Misalnya di puskesmas atau sekolah ramah anak.

Jumlah pengaduan ke KPAI menurun, tapi kasusnya makin meningkat. Bahkan kasus kekerasan pada anak kian kompleks, terutama pada kasus pornografi.

KPAI Menjelaskan dalam Tujuh tahun terakhir korban dan pelaku mencapai jumlah 28 ribu anak, mayoritas pelaku dan korban kekerasan pada anak dalam kasus pornografi adalah laki-laki tercatat sepanjang 2017, menurut data KPAI, ada 1.234 anak laki-laki menjadi pelaku dan korban kekerasan pornografi dan pedofilia

KPAI menyatangkan sejumlah kasus pelaku pedofilia justru kalangan dekat seperti paman, tetangga, atau orang yang terlhat cinta anak-anak. Dan bukti betapa anak laki-laki kini cukup rentan pada kekerasan seksual adalah pengungkapan kasus indikasi jual-beli video hubungan intim sesama jenis yang dilakukan anak-anak di pesan layanan singkat dan media sosial. Video itu diunggah dan dijual lewat akun Video Gay Kids (VGK) di Telegram dan Twitter.jual pada September 2017.

KPAI juga melihat tren anak menjadi radikal karena pola asuh yang keliru, lingkungan, dan munculnya gerakan radikal. Anak pun bisa berubah radikal hanya berdasarkan informasi dari internet, materi bacaan, keluarga, dan bahkan sekolah.

Itu sebabnya KPAI berharap pemerintah bisa memastikan tak ada guru atau sekolah berpandangan radikal. Orang tua pun harus menjamin pola pengasuhan untuk anaknya cukup ramah.

KPAI menghimbau jika ada anak mengalami kekerasan seksual pada masa kecil segera lakukan rehabilitasi agar tidak berpotensi menjadi pelaku. Itu sebabnya masyarakat dan orang tua diminta tidak abai pada ancaman terhadap anak-anak mereka.

Please follow and like us:
20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *