Headline Hukum News

Capaian Kinerja KPK Sepajang Tahun 2017

JAKARTA REQNews– Dalam keterangan resmi KPK melalui websitenya pada Rabu, 27/12/2017 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis hasil capaian kinerja dalam berbagai aspek sepanjang 2017.

Sejak KPK berdiri, Laporan Keuangan KPK selalu memiliki Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Seluruh kegiatan KPK tahun 2017 dilakukan menggunakan anggaran yang berasal dari APBN murni, yaitu sebesar 849,5 miliar rupiah. Penyerapan anggaran pada tahun ini sebesar 780,1 miliar rupiah.

Bidang Penindakan KPK  telah menyelamatkan kerugian uang negara senilai Rp 276, 6 miliar. Sementara di Bidang Pencegahan, KPK berhasil menyelamatkan aset dan mengembalikan uang negara senilai sekitar Rp 2,67 triliun.

Di tahun 2017 KPK melakukan pencegahan dengan mengambil peran sebagai penguat Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dengan mendampingi 22 Provinsi di Indonesia. KPK juga  Mendirikan Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

KPK mengatakan, tindak pidana korupsi jenis suap menjadi kasus yang paling banyak ditindak oleh KPK. KPK telah menetapkan 72 orang sebagai tersangka suap yang pelakunya meliputi pihak swasta, lembaga legislatif, eksekutif. Kasus suap yang banyak terjadi banyak melibatkan pengusaha, anggota dewan dan pejabat. Sepanjang Tahun 2017, KPK juga menggelar 19 operasi tangkap tangan (OTT). jumlah ini merupakan OTT terbanyak sepanjang sejarah KPK berdiri.

Sepanjang tahun 2017 KPK telah melakukan 114 kegiatan penyelidikan, 118 penyidikan, dan 94 kegiatan penuntutan, baik kasus baru maupun sisa penanganan perkara pada tahun sebelumnya. Selain itu KPK juga melakukan eksekusi terhadap 76 putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Tahun 2017 ini KPK telah menghibahkan sejumlah barang rampasan senilai total Rp88,6 miliar, antara lain berupa tanah dan bangunan senilai Rp49 miliar di Kota Surakarta kepada Pemkot Surakarta untuk dimanfaatkan sebagai museum Batik; tanah dan bangunan senilai Rp24,5 miliar kepada ANRI untuk dijadikan pusat arsip pemberantasan korupsi; tanah dan bangunan senilai Rp2,9 miliar di Karawang Barat untuk BPS yang akan dimanfaatkan untuk rumah dinas dan perluasan kantor; wisma penginapan beserta isinya senilai Rp11,9 miliar kepada Kementerian Keuangan dan kendaraan operasional untuk Rupbasan Pekanbaru.

Penghargaan yang diterima KPK tahun ini adalah penghargaan International Anti-Corruption Excellence Award’(IACEA) dalam kategori  Anti-Corruption Youth Creativity and Engagement Award untuk Gerakan Saya Perempuan Antikorupsi (SPAK). (Ran)

Please follow and like us:
17

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *