Headline News Uncategorized

Golkar: Kami Tidak Mau Mencampuri Rencana Setnov Menjadi JC

JAKARTA, REQNews- Partai Golkar tidak mau mencampuri rencana mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto yang mengajukan diri sebagai justice collaborator kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan “Itu adalah hak Pak Setnov, jadi kita tidak membicarakan masalah itu. Tapi itu silakan kepada Pak Setnov yang selama ini sudah dinyatakan tersangka dan sudah memasuki persidangan-persidangan,” jelas Idrus di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Idrus juga tidak khawatir jika nantinya Setnov bakal membeberkan nama-nama lain di Golkar yang tersangkut kasus dugaan korupsi e-KTP, asal berdasarkan bukti dan fakta hukum yang ada.
“Kami dari awal mengatakan bahwa mendorong proses hukum yang dilakukan oleh KPK didasarkan pada fakta-fakta hukum yang ada dan orientasi adalah keadilan, dan kita menghormati langkah KPK semuanya,” lanjut Idrus.

Hingga saat ini KPK masih masih mempertimbangkan permohonan terdakwa kasus korupsi Setya Novanto alias Setnov sebagai Justice Collaborator. Tentu  KPK akan melihat komitmen Setya Novanto terlebih dulu di persidangan dalam mengungkap nama-nama yang diduga menerima uang korupsi e-KTP sebagai syarat untuk menerima status sebagai JC.

Sebelumnya, Setya Novanto bersama kuasa hukum mengajukan surat permohonan menjadi justice collaborator kepada penyidik pada Rabu, (10/1/2018) guna mengungkap nama besar yang terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP. Tim kuasa hukum Setnov sejak awal sidang sudah mempermasalahkan hilangnya nama-nama penikmat uang proyek e-KTP, di antaranya nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. B. (Ran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *