Headline News Pariwisata

Menjaring Wisatawan, Surabaya Siapkan 51 Events di 2018

SURABAYA,REQNews – Yang ingin wisata, jangan sampai Anda lupakan liburan ke Surabaya. Ada 51 event paten yang disiapkan Kota Surabaya sepanjang 2018 ini. Dari mulai atraksi seni dan budaya, promosi kreativitas ala usaha kecil menengah (UKM), hingga sport tourism, dipastikan siap menemani wisatawan.

“Kami ingin memberikan yang terbaik. Konsep acaranya selalu kita kembangkan setiap tahunnya. Tahun ini ada 51 event bakal kita sajikan. Ada kebudayaan, kesenian, dan promosi wisata. Kuliner dan kerajinan ada, termasuk olahraga,” kata Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Surabaya Widodo Suryantoro.

Widodo menambahkan, komposisi event di 2018 ini cukup identik dengan tahun lalu. Meski identik, inovasi baru dan kejutan-kejutan tetap ditawarkan. Contohnya? Pada Festival Sungai Kalimas tahun ini akan memasukan unsur sejarah. Harapannya, wisatawan tau berbagai cerita seputar sungai sepanjang 19 kilometer itu.

“Penguatan-penguatan akan diberikan. Seperti Festival Sungai Kalimas misalnya, nanti akan digelar secara tematik. Di atas kapal nanti akan dihadirkan berbagai kesenian, seperti teater. Aksi teater ini akan menceritakan kembali sejarah Sungai Kalimas,” imbuhnya lagi.

Di festival ini, Sungai Kalimas akan disulap menjadi panggung pertunjukan. Dari mulai Jalan Petekan sampai Monumen Kapal Selam, akan ada pementasan di atas sebuah kapal. Temanya? Masa kejayaan Raja Airlangga. Sebuah cerita klasik yang akan dikemas apik dengan unsur kekinian.

“Sungai Kalimas akan menjadi panggung yang panjang. Untuk aksi teatrikal akan dimulai dari Jalan Achmad Jais sampai Monkasel, tapi start kapal dari Petekan. Nantinya saat berada di Monkasel cerita akan mencapai klimaks. Saudagar-saudagar di masa lampau akan dieksplor, pasti menarik,” ujarnya.

Surabaya juga berambisi mengembalikan kejayaan distrik Tunjungan. Kawasan bisnis di Jalan Tunjungan ini dulunya sangat melegenda. Saking terkenalnya di masa lalu, Tunjungan sampai dibuatkan lagu yang dinyanyikan oleh Mus Mulyadi. Nah, kini penggalan syair lagu tersebut digunakan sebagai label festival di distrik Tunjungan.

“Betul, kami ingin menggelar event Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan. Bentuknya seperti festival kuliner dan craft. Event ini bahkan akan digelar sebanyak enam kali dalam setahun. Kami ingin wilayah di Tunjungan ini benar-benar hidup lagi seperti dulu,” ujar Widodo lagi.

Menyusul Tunjungan, kawasan kota lama di Jalan Kembang Jepun juga akan dihidupkan. Menempati areal sepanjang 750 meter, distrik ini adalah pusat bisnis jaman dulu. Dari kawasan inilah Kota Surabaya bisa berkembang besar seperti saat ini. Widodo mengatakan, konsep di Tunjungan akan diterapkan juga di Kembang Jepun.

“Kembang Jepun dekat dengan Sungai Kalimas. Kawasan bisnis itu sangat ramai dari dulu hingga saat ini. Tidak mengenal waktu, siang atau malam tetap ramai. Sama seperti Tunjungan, festival kuliner dan kerajinan akan digelar di sana. Jumlahnya sama, enam kali setahun,” tegas Widodo.

Aktivasi kawasan itu beserta 51 event pun diharapkan bisa menarik wisatawan. Sebab, Surabaya punya target 27.270.270 wisatawan di tahun ini. Acuan target itu jelas, yaitu surplus 26% dari target. Memasuki tahun 2017 lalu, Surabaya hanya memasang target 19 juta wisatawan. Realiasainya ternyata 24 juta wisatawan. Untuk itu semua potensi yang dimiliki Surabaya akan dioptimalkan.

“Jumlah kunjungan wisatawan melebihi target. Tahun ini, targetnya makin besar. Tapi, itu cukup wajar. Surabaya memenuhi semua aspek 3A. Attraction, accessibility, dan amenities Surabaya bagus. Modal inilah yang terus kami optimalkan,” terang Widodo dengan percaya diri.

Mendukung aksesibilitas, Surabaya memiliki gate besar berupa Bandara Juanda. Fasilitas dan sistem di sini sangat keren. Kapasitasnya juga besar. Juanda melayani 1,41 juta penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru 2017 lalu. Jumlah itu naik 10,8%. Juanda juga membukukan 9.963 penerbangan atau naik 13,3%. Rute flight ke mancanegara juga sangat lebar, bahkan lintas benua.

Selain udara, rute lautnya juga mendukung. Dream Cruise (Hong Kong), Seabourn Encore (Italia), dan Silver Shadow (Amerika) adalah kapal pesiar besar yang datang tahun lalu. Jan Volendam (Belanda) jadi kapal pertama yang sandar di awal 2018. Bagaimana dengan akomodasinya?

Menjadi kota binis terbesar kedua setelah Jakarta, hotel wow juga banyak di sini. Sistem trasportasi dalam kota juga aman 24 jam.

“Kalau Surabaya sudah tidak diragukan lagi. Fasilitas bagus dan sangat lengkap. Aksesnya tidak perlu dipertanyakan lagi. Hotel dan kulinernya pasti oke. Atraksinya lengkap. Even-event yang jumlahnya  51 ini adalah buktinya. Jadi, pastikan Surabaya masuk dalam jadwal liburan Anda,” ajak Menteri Pariwisata Arief Yahya. (*)

Please follow and like us:
20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *