Budaya Headline

Di Banyuwangi Warga Gelar Tari Padang Ulan Saat “Super Blue Blood Moon”

Banyuwangi, REQNews – sejumlah warga di Desa Gambor, Kecamatan Sinojuruh, Kabupaten Banyuwangi menggelar Tari Padang Ulan dalam rangka menyambut fenomena Super Blue Blood Moon dan gerhana bulan yang muncul 150 tahun sekali.

Tari Padang Ulan merupakan bentuk tari yang dilakukan dalam menyambut sukacita masyarakat Banyuwangi yang menikmati Padang Ulan atau yang dalam artian bahasa Indonesia yang disebut dengan Bulan Purnama.

Sandi Putera, Ketua Karang Taruna Sebanusa Gambor mengatakan digelarnya Tari Padang Ulan saat gerhana bulan adalah untuk meneruskan tradisi yang dilakukan oleh orang-orang generasi dahulu.

Mereka mengeluarkan alat musik angklung di halaman rumah dan memainnkannya untuk megiringi tari yang dilakukan secara berpasangan dan bergantian.

“Sayangnya sejak sore tadi di sini hujan dan malam cuacanya mendung. Jadi tidak bisa melihat bulan purnama dan gerhana bulannya. Padahal sudah banyak wargayang datang untuk menyaksikan gerhana malam ini” Ujar Sandi.

Sebelum pagelaran, sandi menjelakan jika warga selepas sholat maghrib melakukan pembacaan Yassin dan Tahlilan dirumah masing-masing serta sholat gerhana sesuai anjuran dari Rasulullah.

Khoiruddin, warga Desa Gambor mengaku sengaja datang untuk menyaksikan fenomena lSuper Blue Blood Moon yang langka ini sembari menonton pagelaran Tari Padang Ulan.

“Sayangnya bulan sama sekali engga kelihatan karena mendung. Tapi gak apalah saya tetap senang karena bisa kumpul-kumpul sama tetangga” Ujarnya. (pspt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *