Headline Hukum News

KPK Tetapkan Bupati Ngada Sebagai Tersangka Suap Proyek Jalan  

 

JAKARTA, REQNews- KPK menetapkan Bupati Ngada, Marianus Sae, sebagai tersangka kasus suap. Marianus diduga menerima uang terkait proyek di wilayah kabupaten tersebut.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menjelaskan “KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan tersangka, yaitu MSA (Marianus Sae), yang diduga sebagai penerima dan WIU (Wilhelmus Iwan Ulumbu) diduga sebagai pemberi,” ujarnya di Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018).

Basaria mengatakan, Marianus menerima suap dari Wilhelmus terkait sejumlah proyek jalan di Kabupaten Ngada. Proyek jalan tersebut senilai Rp 54 miliar. Selain itu, Marianus diduga menjanjikan proyek untuk Dirut PT Sinar 99 Permai itu.

Diduga pemberian dari Wilhelmus ke Marianus terkait fee proyek di Ngada, karena PT yang bersangkutan mulai tahun-tahun sebelumnya sudah mendapatkan beberapa proyek dan nanti 2018 dijanjikan mendapatkan proyek tersebut lagi.

Marianus disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan Wilhelmus disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, Bupati Ngada, Marianus Sae terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) satu hari menjelang penetapan pasangan calon pilkada serentak 2018. Marianus merupakan jagoan PDIP dalam Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (Pilgub NTT) 2018.

Marianus menjadi solusi bagi PDIP yang sempat kesulitan mencari sosok calon pemimpin di NTT. Hal itu sebagaimana diungkapkan dalam pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat pengumuman bakal calon di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Minggu 17 Desember 2017 lalu. (Ran)

Please follow and like us:
14

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *