Headline News

TPGF untuk Novel Baswedan

JAKARTA, REQNews- Belakangam Presiden Joko Widodo banyak mendapat desakan terkait pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TPGF) guna mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak angkat bicara terkait hal itu. Menurutnya, ini bukan (hanya) penyerangan terhadap Novel, (tapi juga) penyerangan terhadap agenda pemberantasan korupsi, penyerangan terhadap masyarakat, terhadap dirinya sendiri dan, terhadap negeri ini.

“Maka, penting TGPF itu. Kenapa penting? Karena polisi selama 10 bulan ini tidak menunjukkan perkembangan penyidikan yang positif,” kata Dahnil di kantor PP Pemuda Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018).

Dahnil meminta Presiden Joko Widodo membentuk TGPF agar bisa membantu kepolisian mengungkap kasus teror tersebut dengan cepat. Menurutnya, tidak seriusnya penanganan kasus teror terhadap Novel bisa menjadi kuburan politik bagi Jokowi.

“Bagi saya, ini bisa jadi kuburan politik bagi Pak Jokowi. Kenapa? Karena janji utama politik Pak Jokowi ada dua hal yang penting, yaitu penanganan permasalahan HAM, kemudian perlawanan terhadap korupsi,” ungkap Dahnil.

Dahnil juga mengkritik kinerja kepolisian dengan menyinggung pemanggilannya beberapa waktu lalu oleh Polda Metro Jaya. Dahnil menduga ada kendala nonteknis dalam penuntasan kasus ini.

“Anda coba bayangkan terakhir diperiksa saya. Apa hubungan saya dengan peristiwa itu. Jadi semua yang mau kritik diperiksa. Yang pesimistis dan nggak percaya polisi mau diperiksa,” ujarnya. (Ran)

Please follow and like us:
17

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *