Headline Hukum News

Jennifer Duun Jalani Sidang Perdana Terkait Penyalahgunaan Narkoba

JAKARTA, REQNews- Selebriti sensasional Jennifer duun menjalani sidang perdana penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Kamis (5/4/2018). Rencananya sidang akan dipimpin oleh tiga majelis hakim, yaitu Riyadi Sunindyo, Lenny Wati, dan Akhmad Jaini. Sidang akan digelar dengan agenda pembacaan dakwaan.

Jennifer akan menjalani sidang di Ruang Sidang 5 PN Jaksel. Sidang dijadwalkan pukul 13.00 WIB, namun hingga berita ditulis, pukul 13.26 WIB, persidangan belum dimulai.

Sebelumnya diketahui, Jennifer diciduk polisi di rumahnya beberapa jam menjelang pergantian tahun 2018 di Jalan Rukun nomor 27, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan sebagai lokasi penyalahgunaan narkotika jenis shabu.

Rekan Jennifer FS yang lebih dulu ditangkap memberikan keterangan bahwa Shabu seberat 1 gram  yang dibawanya merupakan pesanan Jennifer. Setelah mendapatkan perkembangan informasi, polisi kemudian ke rumah Jennifer di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Polisi langsung menangkap Jennifer di rumahnya.

“Jennifer ditangkap setelah polisi mengamankan FS di rumahnya. Keduanya kini menjadi tersangka kasus penyalahgunaan narkotika.” jelas Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam konferensi pers di Gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda  Metro Jaya, Januari lalu.

Saat penangkapan itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu buah alat sedotan pipet plastik yang digunakan untuk menyendok shabu dari plastik ke dalam cangklong. Selain itu, petugas juga menemukan satu unit ponsel yang digunakan untuk komunikasi antara Jennifer dengan FS. Diketahui bahwa Jennifer sudah sepuluh kali memesan barang haram itu kepada FS.

Jennifer dalam perkaranya dijerat dengan Pasal 114 ayat (l) Sub. Pasal 112 ayat (l) Junto Pasal 132 ayat (l) UURI. No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kasus ini bukan yang pertama menjerat Jennifer. Perempuan kelahiran 1989 itu sudah pernah ditangkap polisi pada 2005 dan 2009 untuk kasus yang sama. (Ran)

Please follow and like us:
14

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *