Budaya Headline

Melampaui Komik

JAKARTA, REQNews – Selama ini komik dikenal dengan perpaduan gambar dan narasi yang berada dalam balon cerita. Perkembangan komik kini memperlihatkan pemakaian medium yang beragam, tidak lagi di atas kertas, tetapi juga memakai drum, plastik dan kain.

Melalui kompetisi Indonesia Art Awards, hal ini ditunjukan oleh para seniman yang menjadi peserta kompetisi yang dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia, Jl Medan Merdeka Timur 14, Jakarta. Mulai tanggal 3-18 April 2018, merupakan pameran komik dengan berbagai medium yang selama ini hanya dikenal diatas kertas.

“Kompetisi ini tidak ada hanya mengundang komikus sebagai pembuat komik tetapi juga mengundang komikus sebagai seniman”,ungkap Jim Supangkat, kurator pameran.

Acara ini diselenggarakan Yayasan Seni Rupa Indonesia bekerjasama dengan PT Gudang Garam Tbk., melalui kegiatan Indonesia Art Awards, yaitu mencari potensi seniman kreatif dan inovatif dalam bidang seni rupa khususnya karya-karya fine art.

Pameran karya-karya GGIAA 2018 “Dunia Komik” ini bertempat di Gedung A, Galeri Nasional Indonesia dan sebagai rangkaian kegiatan pameran juga akan diadakan “Bincang-bincang Dunia Komik”, pada Senin 16 April 2018, menampilkan pembicara sesi I: Jim Supangkat (Bahasa Budaya Cerita Gambar), Seno Gumira Ajidarma (Komik Sebagai Produk Budaya), Iwan Gunawan (Sejarah Komik), dan Hikmat Darmawan (Perkembangan Komik Mutakhir). Sesi II : Muhammad Misrad (Mice) – Komikus Benny & Mice, Borton Liew – CEO aplikasi komik CIAYO Comics dan Muhammad Faisal – Pendiri Youth Laboratory Indonesia dan Penulis Generasi Phi (Gramedia, 2017).

Selain itu juga ada penjualan produk-produk merchandise yang diproduksi YSRI berdasarkan desain komik para peserta Pameran, di Art Shop Galeri Nasional Indonesia. (fag)

Please follow and like us:
17

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *