Headline News

Kasus Kebocoran Data, Facebook Tanggapi Surat Peringatan  dari Kominfo

Jakarta, REQNews- Facebook telah menjawab surat peringatan yang diberikan oleh Kominfo pada 27, 28, dan 29 Maret 2018. Dalam jawaban yang disampaikan oleh Kepala Perlindungan Data Facebook Irlandia melalui email, perusahaan raksasa internet ini memaparkan beberapa langkah yang telah mereka lakukan.

Facebook telah melakukan audit terhadap kebocoran data pribadi dari penggunanya, walaupun hasil auditnya belum disampaikan secara lengkap dan rinci kepada Kementerian Kominfo.

Meski begitu, Kominfo mengapresiasi respons Facebook atas surat peringatan yang diberikan dan keinginan untuk membantu secara sukarela.

“Apresiasi respons Facebook, meskipun belum semua informasi yang diminta oleh Pemerintah Indonesia dipenuhi dalam surat jawaban,” tulis keterangan resmi yang dirilis Biro Humas Kemenkominfo, Jumat (13/4/2018) pagi.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Facebook, Indonesia menempati urutan ketiga dari perkiraan penyalahgunaan data pribadi oleh Cambridge Analytica setelah Amerika Serikat dan Filipina. Sebanyak 1,096,666 data pribadi pengguna Facebook Indonesia dari total keseluruhan data diduga telah disalahgunakan.

Kepala Perlindungan Data dari Facebook Irlandia  juga menjelaskan langkah yang di ambil atas kebocoran tersebut yakni Facebook telah memberikan rincian informasi mengenai akses pihak ketiga terhadap data user pass log in dalam aplikasi Cambridge Analytica dan Facebook telah melakukan update kebijakan dan perubahan fitur yang memungkinkan pihak ketiga menggunakan data pribadi pengguna.

Menanggapi surat Facebook, Kominfo menegaskan ada dua penjelasan yang belum disampaikan oleh Facebook. Pertama, Facebook belum menjelaskan tindakan apa yang akan dilakukan terhadap bentuk informasi dan cara pemberitahuan penyalahgunaan data pengguna.

Hal ini dinilai penting sebagai early warning dalam platform Facebook yang membantu pengguna. Kedua, Facebook belum menjelaskan potensi penyalahgunaan data pengguna Facebook yang harus diketahui pengguna. Penjelasan ini diharapkan berbentuk notifikasi kepada Kominfo terkait potensi penyalahgunaan data pribadi yang berasal dari platform aplikasi pihak ketiga.

Kementerian Kominfo mengingatkan, agar Facebook mematuhi legislasi atau regulasi yang berlaku di Indonesia. (Ran)

Please follow and like us:
14

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *