Headline News

Polisi Lakukan Pengejaran Guru Pelaku Bom Gereja Surabaya

JAKARTA, REQNews- Menindak lanjuti kasus pengeboman di beberapa wilayah Indonesia Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Mahfud Arifin menyampaikan bahwa kepolisian sedang mengejar seseorang bernama Abu Bakar. Dia adalah guru dari Dita Oepriarto, terduga pelaku bom tiga gereja Surabaya.

“( Abu Bakar) gurunya Dita itu, tapi masih dalam pengejaran di lapangan.” jelas Machfud di Mapolda Jawa Timur, Selasa (15/5/2018).

Dita dan terduga pelaku bom di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo, Anton Ferdiantono saling berkaitan. Karena Saat olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan bom pipa yang mirip dengan bom yang diledakkan di gereja Surabaya. Dia berharap kepolisian bisa segera menangkap Abu Bakar.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga menjelaskan, keterkaitan itu terletak pada hubungan antara keluarga pelaku bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya dengan keluarga yang pernah dideportasi oleh pemerintah Turki beberapa waktu lalu.

Keluarga yang dideportasi Turki itu, menurut Tito, berperan sebagai ideolog dalam jaringan teror yang dibangun keluarga pelaku bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

“Satu keluarga ini adalah salah satu ideolognya kelompok ini, itu yang baru pulang satu keluarganya, ditangkap oleh Turki dan dideportasi ke Indonesia. Nah, pimpinan dari keluarga ini, yang ditangkap Turki ini karena mau ke Suriah itulah yang menjadi ideolog utama kelompok ini,” jelasTito Senin (14/5/2018) Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo..

Sebelumnya diketahui, rentetan bom mengguncang beberapa tempat di Surabaya. Aksi teror bom terjadi di tiga gereja Surabaya disusul ledakan di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo, Minggu (13/5/2018). Pada Senin (14/5/2018), serangan bom terjadi di Mapolresta Surabaya. (Ran)

Please follow and like us:
17

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *