Headline Hukum News

KPK Tetapkan Bupati Bengkulu Selatan dan Istri Sebagai Tersangka Kasus Suap

JAKARTA, REQNews- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi tetapkan Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud sebagai tersangka kasus dugaan suap beberapa proyek pembangunan jalan dan jembatan.

Sebelumnya, istri, pihak pegawai negeri dan swasta terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh penyidik KPK Senin malam (14/5/2018).

“KPK meningkatkan status empat orang menjadi tersangka antara lain DIM (Dirwan Mahmud), HEN (Hendrati), NUR (Nursilawati) diduga sebagai penerima dan JHR (Juhari) diduga sebagai penerima suap,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Dari hasil OTT, KPK mengamankan sejumlah uang sebesar Rp 98juta. Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan juga mengatakan pemberian suap itu berkaitan dengan lima proyek infrastruktur berupa jalan dan jembatan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Dari proyek dengan nilai total Rp 750 juta itu, Dirwan mendapatkan commitment fee sebesar 15 persen.

“Jadi commitment fee sebesar Rp 112.500.000,” jelas Basaria.

Atas perbuatannya Dirwan, Hendrati dan Nursilwati disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara Juhari yang ditetapkan Sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001. (Ran)

Please follow and like us:
18

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *