Budaya Headline Uncategorized

Peluncuran Kompetisi Seni Lukis UOB 2018

JAKARTA, REQNews – PeluncuranUOB Painting of The Year 2018, kompetisi seni lukis ini telah berlangsung selama 35 tahun. Berawal di Singapura sejak 1982, kemudian meluas ke Thailand sejak 2010, dan Malaysia serta Indonesia sejak 2011. Saat Indonesia melangsungkan peluncuran UOB POY 2018, di Singapura, Thailand dan Malaysia juga berlangsung hal yang sama.

Pilihan UOB-POY pada seni lukis yang bisa dibilang sudah kuno alias konservatif ini, adalah soal pilihan. Jika hal itu ditelisik, mungkin ada hubungannya dengan kekukuhan nilai yang menjadi acuan PT Bank UOB yang berkantor pusat di Singapura.

Menjawab pertanyaan wartawan, dalam bincang-bincang ringan dengan media ibukota, Maya menjelaskan bahwa pemikiran untuk melebarkan fokus tidak hanya di seni lukis saja, memang ada. Namun ia belum bisa menjelaskan seperti apa dan kapan akan dilakukan. Paling tidak untuk sekarang ini, seni lukis dalam kompetisi UOB, acuannya tidak sempit. Dalam arti mediumnya tidak hanya kanvas kain saja, tapi sudah fleksibel, merambah ke kayu, batu, bahkan besi.

“Bank UOB itu konservatif dan konsisten,” ujar Maya Rizano Head of Corporate Communication UOB Indonesia.

Dalam kompetisi ini terdapat dua kategori : profesional dan pendatang baru. Pendaftaran dibuka hingga 3 September 2018. Dewan Juri untuk tahun ini perupa Entang Wiharso, Wiyu Wahono, kolektor dan Bambang Bujono. penulis seni rupa. Dijadwalkan, penganugerahan pemenangnya berlangsung pada tanggal 16 Oktober 2018 di Jakarta. Dilanjutkan pameran 50 Finalis UOB POY di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, 8-19 November 2018. (fag)

Please follow and like us:
18

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *