HAM Headline News

Indonesia Sayangkan Langkah AS Keluar dari Dewan Ham PBB

JAKARTA, REQNews- Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyayangkan langkah Amerika Serikat keluar dari keanggotaan Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHRC) pada Selasa (19/6/2018).

“Indonesia sangat menyayangkan keputusan Amerika Serikat untuk keluar dari Dewan HAM PBB. Dewan HAM merupakan forum kerja sama multilateralisme dan bentuk komitmen masyarakat internasional dalam menegakkan serta memajukan perlindungan HAM,” kata Retno melalui laman kementerian, Rabu (20/6/2018).

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley menjelaskan keputusan ini diambil setelah melihat bahwa upaya reformasi organisasi Dewan HAM PBB tak kunjung berhasil sesuai keinginan AS.

Haley juga menganggap bahwa sejak UNHRC sejak lama menjadi pelindung negara pelanggar HAM dan bersikap bias secara politik, terutama terhadap Israel.

“Kami mengambil langkah ini karena komitmen kami tidak mengizinkan kami tetap menjadi bagian dari organisasi munafik dan egois yang melecehkan hak asasi manusia,” ujar Haley di New York.

Lebih lanjut, Retno berpendapat,  bahwa Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHRC) mesti direformasi.

“Reformasi seperti yang dibutuhkan badan PBB lainnya antara lain Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB, justru membutuhkan komitmen politik dan semangat kerja sama multilateralisme dari anggota PBB,” tambah Retno.

Retno juga menegaskan Indonesia bersama negara-negara lainnya akan terus berkontribusi dan bekerja sama menegakkan serta memajukan perlindungan HAM melalui kerja sama multilateralisme, sesuai mandat Dewan HAM PBB. (Ran)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *