Headline Pariwisata

Menyaksikan Kejamnya Hukuman Di Zaman Dulu

Amsterdam, REQNews – Ingin menyaksikan kejamnya hukuman di zaman dahulu? Datang saja ke Torture Museum atu Museum Penyiksaan di Amsterdam, Belanda. Kamu akan dibuat heran dengan kesadisan yang pamerkan disini.

Beralamat di Sengel 449, 1012 WP, Amsterdam. Museum Torture ini sudah menjadi destinasi yang terkenal di Belanda karena tema yang disajikannya. Museum ini menyajikan bagaimana rupa siksaan hukuman dari berbagai dunia, dan kebanyakan isinya dri daratan Eropa, dari tahun 1500 sampai 1600-an.

Terdiri dari 3 lantai, museum ini terlihat kecil dan bagian dalamnya cukup sempit. Ketika memasuki museum, pengunjung akan berjalan di tengah ruangan bernuansa gelap. Deretan foto terpajang lengkap dengan informasi latar belakang sejarahnya yang disajikan dalam delapan bahasa.

Foto : amsterdam.info

 

40 replika alat penyiksaan tersaji disana. Terdapat The Saw, Skullcracker, Thumb Scre, Garote, The Rack, Judas Cradle, The Inquisition Chair, The Drum, dan masih banyak lagi.

Disetiap replikanya terdapt pula penjelasan mengenai cara bermain alat-alat tersebut untuk menyiksa tawanan. Dijelaskan jika hukuman-hukuman sadis pada abad pertengahan tersebut diperuntukkan pada tahanan politik, tahanan perang, pelaku criminal, para penyihir, tukang gossip, hingga pelaku homoseksual dan lesbian.

Inti dari hukuman menggunakan alat-alat tersebut adalah untuk menunjukkan betapa perih penderitaan mereka yang terkena hukuman. Selain itu, di abad pertengahan eksekusi hukuman dilakukan di ruang public. Tujuannya supaya masyarakat tahu jika mereka berbuat jahat, maka hukuman sadis inilah yang harus menjadi balasannya. Namun, seiring berjalannya waktu, hukuman sadis tersebut dihapuskan.

Dengan membayar tiket masuk seharga 7,5 Euro, atau 132 ribu pengunjung dapat mempelajari tentang jenis-jenis vonis hukuman sadis di zaman dahulu.Torture Museum Amsterdam buka dari pukul 10.00 hingga 23.00 waktu setempat. Walau hanya replika, tetapi tetap saja membuat merinding jika membayangkan siksaannya. (pspt)

Foto : tripadvisor.uk

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *