Budaya Headline News

Mengenal Kembali Akar Budaya

Yogyakarta, Reqnews, -Judul pameran merujuk pada nama tempat dimana sebagian besar dari 100 seri gambar dibuat yaitu di sekitar Kecamatan Kasang dan kelurahan Sijenjjang, Jambi Timur, Sumatera. Kebetulan pada bulan Juni 2018  lalu ia sekeluarga melakukan perjalanan mudik lebaran selama 3 minggu ke sana dan mengisi waktu senggang dengan membuat lebih dari seratus karya gambar dan sketsa di kertas. Sementara angka 101 di belakangnya merujuk pada jumlah keseluruhan karya yang dtampilkan dalam pameran ini. Angka ini dianggap angka keramat karena diambil dari inisial SS – 101 milik Bapak Seni Lukis Indonesia Modern S. Sudjojono yang juga pernah menjadi ketua Persatuan Ahli Gambar Indonesia (PERSAGI) pada masa dulu.

Pameran akan menampilkan 101 (seratus satu) karya terdiri dari 100 seri gambar dan 1 instalasi gambar. 100 seri gambar didisplay menggunakan frame kaca dan sebagian tanpa frame. Gambar-gambar ini dibuat dengan bahan tinta cina dan cat akrilik di atas karton tebal dalam 2 ukuran: 20 cm x 33 cm dan 20,5 cm x 27 cm. Sedangkan 1 karya instalasi gambar berupa setting ruang kerja seniman dengan peralatan untuk membuat karya gambar berikut prosesnya yang akan berlangsung sepanjang pameran.

“Dari KASANG Sampai SIJENJANG – 101” adalah judul pameran gambar oleh Syahrizal Pahlevi. yang bertempat di MIRACLE PRINTS Art Shop & Studio, Suryodiningratan MJ II/853, Mantrijeron, Yogyakarta 55141. Pelaksanaan pameran tanggal  13 – 27 Juli 2018, Jam buka             : 10.00 – 17.00 (Senin – Sabtu),  Pembukaan        : Jumat, 13 Juli 2018, pukul 16.00 (4 sore). Pameran akan dibuka oleh : Heri Dono. 

Dorongan ini mendapatkan semangatnya  karena adanya hasrat-hasrat: ‘untuk mendokumentasi’, ‘mengenal kembali akar budaya’ (Kota Jambi dan kota kelahiran saya Palembang hanya berjarak 6 jam perjalanan darat. Secara topografi, bahasa dan adat istiadat terdapat banyak kesamaan) dan ‘mencoba kembali bekerja menggunakan pigmen cat dan kuas’ yang sudah saya tinggalkan 8 tahun  lebih lamanya”,pungkas Syarizal Pahlevi. *F.A

Please follow and like us:
20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *