Headline Hukum News

BENARKAH TUDUHAN COHEN PADA DONALD TRUMP?

JAKARTA, REQNEWS – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah tuduhan yang menyebut dirinya tahu pertemuan rahasia tahun 2016. Pertemuan di “Trump Tower” dua tahun lalu itu diduga antara pengacara asal Rusia Natalia Veselnitskaya dengan tim kampanye Donald Trump. Isi pertemuan membahas kampanye hitam, menyerang lawan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat, Hillary Clinton.

Sebagaimana dilaporkan pertama kali CNN pada Kamis (26/7/18) malam, adalah Michael Cohen yang menuduh Donald Trump tahu tentang pertemuan rahasia tersebut. Cohen sendiri saat itu menjadi orang kepercayaan sekaligus pengacara Donald Trump dan mengaku hadir pada pertemuan dan saat menginformasikan pertemuannya pada Donald Trump.

Sebelumnya, putra Presiden Donald Trump, yakni, Donald Trump Jr dan sejumlah orang kepercayaan Donald Trump seperti Ketua Tim Kampanye Paul Manafort dan menantu Donald Trump Jared Kushner yang diduga hadir dalam pertemuan, telah memberikan bantahan atas tuduhan terkait. Dari hasil penyelidikan, email terbaru Veselnitskaya menunjukkan bahwa ia memiliki hubungan dekat dengan pejabat senior di Pemerintah Rusia.

Presiden Donald Trump langsung menyerang Cohen sekaligus memberikan bantahan melalui Twitter pada Jumat (27/7), “Saya tidak tahu tentang pertemuan dengan putra saya, Don jr!”

Michael Cohen yang saat ini sedang didera persoalan hukum terkait perusahaan taksinya disindir Trump, “Kedengarannya sih seperti seseorang yang sedang mengarang cerita agar dia bisa keluar dari persoalan yang sedang dihadapinya (Mungkin Taxi Cabs?)….”

Trump juga menyemprot Cohen lantaran mempekerjakan Lanny Davis, seorang pengacara top yang disebutnya mungkin terkenal karena bekerja untuk Bill dan Hillary Clinton. Sejauh ini belum ada tanggapan Davis terkait cuitan Trump tersebut.

Pengacara Trump saat ini, Rudy Giuliani, ikut menyemprot Michael Cohen dan menyebut Cohen “pembohong!” Kata Giuliani sebagaimana dikutip CNN, “Dia berbohong sepanjang minggu dan telah berbohong selama bertahun-tahun.”

Rekaman rahasia Cohen tentang dia dan Trump yang berbicara tentang pembayaran diam-diam untuk mantan model Playboy, disebut Giuliani, sebagai kebohongan serius. “Saya melihat dia (Cohen) tidak memiliki kredibilitas apa pun!” ungkap Giuliani. (*/TIME/bos)

Foto : Pool—Getty Images/time.com

Please follow and like us:
20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *