Budaya News

Prosesi Seniman Yang Berfilsafat

JAKARTA, Reqnews  – Karya seni yang  persoalan identitas saat ini  juga mempersoalkan kesempurnaan. Sehingga karya hanya dilihat selintas tanpa melihat proses penciptaan yang dilakukan seniman. Suatu pameran dengan memperlihatkan proses berkarya dilakukan Fiametta Gabriela, perempuan, kelahiran Jakarta, 1988 yang menempuh pendidikan Desain Komunikasi Visual di Nanyang University, Singapura.

Fiametta Gabriela menggelar karya- karya instalasi di Galerikertas, Studio Hanafi, Jl. Raya Meruyung Gg. Manggis No. 72 Kp. Parung Bingung – Pancoran Mas, Depok. Pameran bertajuk “Setengah Isi/Setengah Kosong” digelar selama satu bulan, mulai 3 Agustus – 3 September 2018.

Mengusung tema “Setengah Isi/Setengah Kosong”, pameran ini menampilkan 24 kepingan variabel dimensi akrilik di atas kertas yang dilukis menggunakan arang, kapur, dan pensil kemudian dilarutkan dengan air. Ada juga enam karya instalasi yang menggunakan tisu dan tinta Cina.

“Setengah isi setengah kosong adalah proses menemukan jawaban. Bisa sekarang, bisa juga tidak. Nggak masalah juga kalau ditemukan lain waktu. Atau mungkin orang-orang yang melihat karya saya bisa menemukan jawaban itu sekarang,” ujar  Gaby, panggilan akrab Fiameta Gabriela.

Pembukaan pameran didahului dengan orasi budaya dari Tommy F Awuy, Dosen Filsafat FIB UI, serta performance art dari Fiametta Gabriela .

“Ketika diminta untuk mengisi orasi budaya tentang setengah isi setengah kosong membuat saya berpikir keras. Wah ternyata Gaby ini seniman yang filosofis. Seniman yang berfilsafat, berpikir, dan berimajinasi,” ujar Tommy F Awuy dalam orasi budayanya, (3/8). *fa

 

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *