Headline Hukum

Kejari Surabaya Akhirnya Jebloskan Buronan Koruptor MERR II-C ke Penjara

SURABAYA, REQNews – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya akhirnya menghentikan pelarian terpidana kasus korupsi pembebasan lahan proyek “Middle East Ring Road” Tahap II atau lebih dikenal dengan sebutan MERR II-C, Sumargo.

Sumargo ditangkap lantaran sering mangkir usai vonis hukuman tiga tahun penjara yang diterimanya. “Eksekusi ini adalah perintah dari putusan Kasasi,” ujar Kepala Kejari Surabaya, Teguh Budi Darmawan kepada wartawan di Surabaya, Kamis 23 Agustus 2018

Teguh mengatakan, Sumargo dirasa tidak pernah kooperatif setelah berkali-kali dilakukan pemanggilan selalu mangkir. Koruptor tersebut ditangkap di tempat persembunyiannya, Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu malam, 22 Agustus 2018.

Dalam perkara ini, Sumargo adalah orang yang ditunjuk oleh Olli Faisol, yang tergabung dalam Satuan Tugas Pembebasan Lahan Proyek MERR II-C, yang juga staf di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Pemerintah Kota Surabaya.

Sumargo ditugasi untuk mengkordinir 40 warga Gunung Anyar Surabaya, yang terimbas pembebasan lahan proyek MERR II C. Olli Faisol juga telah ditetapkan bersalah dalam kasus ini dengan vonis 5,5 tahun penjara.

Perkara yang merugikan negara puluhan miliar rupiah ini juga telah menyeret sejumlah orang lainnya ke dalam penjara, yaitu Djoko Waluyo divonis 8 tahun penjara, Euis Dahlia divonis 16 bulan penjara, serta Eka Martono dan Abdul Fatah, masing-masing telah divonis 1 tahun penjara.

Menurut Teguh, dalam proses hukum kasus ini Sumargo sempat ditahan. “Dia dibebaskan ketika proses mengajukan kasasi, selain karena masa penahanannya saat itu memang sudah habis, sehingga dinyatakan lepas demi hukum,” katanya.

Saat ini Sumargo telah dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, setelah semalam sempat menjalani proses administrasi di Kantor Kejari Surabaya. (CHR)

Please follow and like us:
24

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *