Headline Hukum

Rektor Untad Dilaporkan ke Ombudsman

PALU, REQNews – Rektor Universitas Tadulako (Untad) Basir Ciyo dilaporkan oleh Lembaga Pengembangan Studi Hukum dan Advokasi Hak Asasi Manusia (LPS- HAM) Provinsi Sulawesi Tengah ke perwakilan Ombudsman Sulteng.

Laporan itu berkaitan tidak munculnya nama Sekretaris LMND, Neny Setyawati mahasiswi Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan (FKIP), dalam Sistim Informasi Akademik (Siakad) kampus, ketika hendak melakukan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Selain melaporkan ke Ombudsman, pihaknya juga akan melakukan gugatan terhadap Rektor Untad,” ujar Moh. Afandi Zarkasih, Direktur LPS-HAM Sulteng, seperti dikutip dari laman Ombudsmen.go.id Rabu, (19/9/2018).

Gugatan dilakukan, karena rektor tidak punya itikad baik dalam menjelaskan persoalan Neny Setyawati, hingga statusnya di Untad tidak jelas dan membuat beban psikologis. Bila laporan ke perwakilan Ombudsman RI Sulteng tidak bisa terselesaikan. Maka akan memasukan gugatan ke Pengadilan Negeri Palu.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman Sulteng, Sofyan Farid Lembah segeran menurunkan reaksi cepat Ombudsman (RCO).

Persoalan ini berawal dari Tulisan Neny Setyawati yang mengkritik kebijakan kampus soal Pusat Pengembangan Deradikalisasi dan Penguatan Sosio-Akademik (Pusbang DePSA).

Sekretaris LMND Sulteng ini, menganggap Pusbang DePSA hanyalah alat dari birokrat kampus untuk melarang organisasi eksternal dan menseleksi pemimpin lembaga kemahasiswaan yang sejalan dengan keinginan Rektorat.

“Ini bentuk intervensi birokrat kampus terhadap lembaga kemahasiswaan, seperti Litsus di zaman Orde Baru, ” tulis Neny dalam kritiknya. (dnls)

Please follow and like us:
25

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *