Parah! Ada Grup Gay Karawang di Facebook
Headline News Uncategorized

Parah! Ada Grup Gay Karawang di Facebook

KARAWANG, REQNews – Setelah ramai perbincangan ramainya grup komunitas pecinta sesama jenis di Garut, giliran Kabupaten Karawang kini mendadak viral karena juga ditemukan komunitas haram serupa. Bahkan, anggota grup ini jauh lebih banyak dibanding dengan grup serupa di Garut.

Berdasarkan penelusuran penggiat media sosial, ada 6.425 anggota yang tergabung dalam tiga grup pecinta sesama jenis di wilayah itu. Penggiat media sosial asal Karawang berinisial WS mengatakan, setelah melakukan penelusuran ada tiga grup pecinta sesama jenis yang eksis di Karawang.

Yakni, grup gay Karawang undercover positif dengan jumlah anggota 2.290. Kemudian, grup gay Karawang-Cikarang under 25 age, dengan jumlah anggota 3.426. Lalu, grup gay Kosambi-Klari, yang beranggotakan 709 pengguna.

“Sangat miris, sebab mereka sudah terang-terangan di media sosial,” ujar WS di Karawang, Jumat 12 Oktober 2018.

Menurutnya, berdasarkan penelusuran pihaknya selama beberapa bulan, mayoritas anggota grup ini berasal dari wilayah Karawang kota. Hal itu, terlihat dari history posting dan kegiatan para pemilik akun tersebut. Tak hanya itu, grup tersebut sudah terang-terangan di media sosial.

Mereka tak sungkan menyebut kode untuk kaum gay. Bahkan ada istilah seperti top and bottom. kata ‘top’ dipakai untuk menunjukan pria yang maskulin dan berbadan kekar. Sedangkan, ‘bottom’ menunjukan pria yang memposisikan diri sebagai perempuan.

“Parahnya lagi, tak jarang mereka menyerukan diri untuk melakukan hubungan badan. Jelas ini sudah sangat meresahkan. Apalagi, grup itu sangat mudah diakses siapapun,” kata WS.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng, mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait dengan adanya grup kaum gay di media sosial. Jika benar, maka akan diproses lebih lanjut.  “Kami akan selidiki,” ujarnya.

Asal tahu saja, kelompok LGBT ini sudah menjadi sorotan dunia. Termasuk Indonesia. Apalagi, ada sejumlah negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Bahkan, di Indonesia LGBT menjadi sorotan, usai putusan MK No 46/PUU-XIV/2016, soal permohonan penafsiran atas norma tentang zina, pemerkosaan dan perbuatan cabul sebagaimana tertuang dalam Pasal 284, 285 dan 292 KUHP. (Romeo)

Please follow and like us:
25

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *