Sunday, February 25th, 2024

Wacana Capres-Cawapres: Ide Penegakan Hukum yang Berbeda

Tiga Calon Presiden mengemukakan visi mereka terkait penegakan hukum dalam pemerintahan. Anies Baswedan, calon nomor urut 1, menitikberatkan pada semangat keadilan dalam hukum. Timnya menekankan pentingnya kebebasan berpendapat, memperkuat organisasi masyarakat sipil, dan fokus pada pemberantasan korupsi, terutama melihat kasus pelemahan KPK yang terjadi baru-baru ini.

Di sisi lain, Prabowo Subianto, calon nomor urut 2, menyoroti dua faktor yang mendorong tindakan korupsi: gaji rendah dan gaya hidup. Menurutnya, rendahnya penghasilan bisa mendorong orang untuk mencari pendapatan tambahan, sedangkan gaya hidup perlu diperbaiki, terutama bagi mereka yang terlibat dalam pemerintahan.

Ganjar Pranowo, calon nomor urut 3, dalam visi penegakan hukumnya menekankan kepastian hukum dan adilnya penegakan hukum untuk semua lapisan masyarakat. Timnya berkomitmen untuk mengembalikan kekuatan KPK ke posisi semula sebelum revisi undang-undang serta menyelesaikan kasus-kasus HAM yang tertunda.

Tiga kandidat ini memiliki pendekatan yang berbeda dalam menangani penegakan hukum, dari fokus pada kebebasan berpendapat dan pemberantasan korupsi hingga penanganan gaji rendah dan gaya hidup sebagai pemicu korupsi. Masing-masing calon memperjuangkan penegakan hukum yang adil untuk masyarakat, dengan penggarapan berbagai aspek dari KPK hingga kasus-kasus HAM yang masih tertunda.